Dipimpin Prof. Horikawa, 24 mahasiswa Osaka University Jepang menyambangi Universitas Negeri Semarang (Unnes), Sabtu 5 Maret 2016. Mahasiswa dari berbagai jurusan bahasa asing yang hadir bersama dua dosen itu melakukan program pertukaran budaya bersama mahasiswa Unnes.

Kehadiran mereka disambut mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes beserta dosen dan pejabat fakultas serta universitas. Pertemuan yang dihelat di gedung B9 yang baru diresmikan akhir Februari 2016 itu berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

Diawali suguhan tari Semarangan, beberapa mahasiswa Unnes memaparkan berbagai hal tentang Indonesia beserta daya tariknya. Anggita Ilmariandy, mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang FBS Unnes mempresentasikan keunikan Unnes dan mengenalkan salah satu kebudayaan khas Indonesia, batik. Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang lainnya, Farikhatul Jannah, juga menyampaikan keunikan alam dan kebudayaan Indonesia.

Tari Semarangan dan presentasi pun bersambut presentasi mahasiswa Osaka University. Mereka menampilkan tiga drama pendek yang menunjukkan keunikan sosial masyarakat Jepang. Kebersamaan kian tampak ketika mahasiswa Osaka University dan Pendidikan Bahasa Jepang Unnes bareng menarikan Shouran Bushi. Di sela-sela acara, rombongan juga mencoba untuk memainkan olah raga tonnis di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK).

Pada bagian acara bertajuk Japanese Cooking, mahasiswa dari kedua universitas memasak kuliner Jepang, onigiri, yang kemudian disantap bersama. Acara berlanjut dengan pesta makanan khas Indonesia dengan sajian nasi tumpeng kuning lengkap dan beberapa tampah berisi manggis, duku, rambutan, dan salak. Rombongan dari Osaka University terlihat menikmati hidangan dan berkali-kali berkata, “Oishii (Enak-Red)….”

Para mahasiswa Osaka University juga menginap semalam di rumah mahasiswa dan dosen Unnes. Selain menyambungkan tali persahabatan, bagian ini untuk mengenalkan mereka pada kehidupan keluarga Indonesia secara langsung.

Leave a Comment

Blue Captcha Image
Refresh

*