Kami berbagi kesempatan menyimak video wawancara dari laptop karena ketiadaan LCD di sekolah. Tepatnya Sabtu siang (17/9/2016), di tengah cuaca pulau Sumba Barat Daya yang terik. Kami memasuki ruang kelas XI IPA SMA Negeri 1 Kota Tambolaka. Mata pelajaran hari itu adalah bahasa Indonesia. Kemampuan yang harus kami capai ialah merangkum isi wawancara, kata Ibu guru.

Sebuah video wawancara suatu stasiun televisi pun kami simak dan dengarkan dengan seksama. Tangan kami sibuk menulis pokok-pokok wawancara. Beberapa kali, kepala teman menutupi layar laptop yang hanya sebesar 14 inchi. Sesekali pula, celetukkan teman membuat konsentrasi kami untuk mendengarkan pun terganggu.

(Kabar SM3T, Tyas Fuera, Alumni PBSI, FBS Unnes)

Leave a Comment

Blue Captcha Image
Refresh

*