LFUI (Laboratorium Film Usmar Ismail) mengadakan nobar dan ngobrol bareng film indie pada Kamis (6/10) bertempat di gedung B1 106. Acara yang diagendakan dimulai pada pukul 19.30 WIB tersebut memutar empat film indie yang berjudul 100 Kesunyian, Tembakau, Pakoe, dan 0,5. Selain memutar keempat film indie, acara tersebut juga turut menghadirkan Andy Kusworo dan EF Lazuardo sebagai produser keempat film tersebut.

Setelah pemutaran film, acara tersebut dilanjutkan dengan diskusi dengan para produser dari keempat film. Dalam akhir diskusi Andy Kusworo sebagai produser dari film 0,5 serta 100 Kesunyian mengatakan kepada peserta diskusi bahwa dalam proses pembuatan film pertama, jelek adalah suatu hal yang wajib bagi seorang film maker.

“Jangan takut mencoba apapun, termasuk film.” Ungkap EF Lazuardo, produser film Tembakau dan Pakoe. Film Tembakau sendiri telah mendapatkan penghargaan sebagai skenario terbaik dan pemeran pembantu terbaik, sedangkan film Pakoe memperoleh tiga nominasi dari enam nominasi yang diperebutkan, yaitu nominasi film terbaik, sutradara terbaik, dan artistik terbaik.

Selain sebagai ajang diskusi, nobar film indie tersebut juga dibarengi dengan kegiatan open recruitment anggota baru Lab. Film Usmar Ismail.

Novita Sari selaku penanggung jawab sekaligus ketua dari Lab. Film Usmar Ismail berharap semoga anggota yang baru dapat memajukan Lab. Film untuk kedepannya dengan kemampuan mereka yang mumpuni. (Ponco, Diah, Shavika)

Leave a Comment

Blue Captcha Image
Refresh

*