Dalam rangka meneguhkan Gagrak Tegal, Ki Enthus (28/10) mengadakan Pentas Premier Wayang Gagrak Tegal di Laboratorium Budaya dan Pusat Eduwisata, Unnes. Dalang kondang sekaligus bupati Tegal tersebut melakukan pentas dengan lakon Batara Kala.

Batara Kala merupakan salah satu tokoh wayang yang kelahirannya tidak diinginkan oleh ayahnya, yaitu Batara Guru. Mengetahui keberadaan janin tersebut, Batara Guru kemudian memerintahkan para dewa untuk membunuh janin tersebut, tetapi gagal.

Batara Kala lahir dan tumbuh dengan cepat. Saat ia ingin bertemu dengan ayahnya, ia dihalangi oleh kakaknya, yakni Batara Bayu yang juga tidak mengakui keberadaannya. Batara Bayu kalah melawan Batara Kala. Kemudian Batara Kala bertemu dengan ayahnya, Batara Guru untuk meminta kejelasan tentang dirinya.

Pentas Wayang Gagrak Tegal tersebut dilaksanakan secara santai hingga pukul 03.00 WIB. Tak hanya mahasiswa, masyarakat sekitar pun banyak yang datang untuk menyaksikan pertunjukan wayang yang didalangi langsung oleh Ki Enthus tersebut.

Sambutan diberikan oleh Dekan FBS, Prof Dr Agus Nuryatin kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Gus Lukman Hakim dari Ponpes Az-Zuhri. (Ponco, Diah)

Leave a Comment

Blue Captcha Image
Refresh

*