Drama Tari Kuda Lumping  Suru Gajah Kabupaten Kendal, keberadaanya sejak tahun 1997, yang didirikan oleh Bapak Sholikhin (50 tahun).  Drama Tari Kuda Lumping  Suru Gajah Kabupaten Kendal hingga kini masih menunjukkan eksistensinya sebagai sebuah ekspresi pemenuhan kebutuhan masyarakat Kabupaten Kendal pada umumnya dan khususnya Dusun Suru Gajah.  Hal ini, ditengarai masih melakukan latihan secara rutin setiap minggu, dan selalu mengadakan pembaharuan gerak, kostum, musik pengiring.

Drama Tari Kuda Lumping  Suru Gajah Kabupaten Kendal, sebagai kesenian yang mengutamakan kepentingan ketradisian, mempertahankan solidaritas, dan kebersamaan, serta sahiyeg sa eka praya.  Hal ini bahwa kebudayaan senantiasa terkandung tiga aspek penting, yakni: (1) kebudayaan dialihkan dari satu generasi ke generasi lainnya, dalam hal ini kebudayaan dipandang sebagai suatu warisan atau tradisi sosial: (2) kebudayaan dipelajari, dalam hal ini kebudayaan bukanlah pengejawantahan, dalam kadar tertentu, dan, keadaan jasmani manusia yang bersifat genetik; dan (3) kebudayaan itu dihayati dan dimiliki bersama oleh Para warga masyarakat pendukungnya.

Beberapa alasan perlunya pelestarian dan pengembangan, serta pendokumentasian Drama Tari Kuda Lumping  Suru Gajah Kabupaten Kendal adalah dengan bentuk workshop.  Melalui kegitan worshop akan diperoleh hal-hal yang berkaitan dengan (1) terdokumentasinya kesenian Drama Tari Jaran Kepang Suru Gajah Kabupaten Kendal, (2) peserta workshop memperoleh pemahaman dan peningkatan keterampilan tentang Drama Tari Jaran Kepang Suru Gajah Kabupaten Kendal, (3) hasil pengembangan Drama Tari Jaran Kepang Suru Gajah Kabupaten Kendal dapat digunakan sebagai bahan ajar dari tingkat TK sampai SMA. (4) secara otomatis sebagai upaya konservasi yang menjadi tekat Universitas Negeri Semarang.

Berlatar belakang hal tersebut fakultas bahasa dan seni mengadakan Seminar Pengembangan Tari Kuda Lumping Sebagai Salah Satu Materi Ajar dan Upaya Pelestarian Budaya yanng dilaksanakan di gedung B6 FBS- Selasa (29/11) pkl. 10.00 s.d. selesai yang diikuti oleh sebagian mahasiswa program studi pendidikan seni tari.

Leave a Comment

Blue Captcha Image
Refresh

*