Bahasa dan Sastra Indonesia (BSI), Senin (20/3) Rohis Kalimasada mengadakan kajian yang bertajuk Kajian Kalimasada Untuk Sejuta Umat (Kalimat) di ruang B1 106. Kajian ini merupakan program kerja dari Departemen Pembinaan dan Kaderisasi (P dan K). Program kerja yang menurut rencana akan dilaksanakan satu bulan empat kali.

“Kajian seperti ini Insyaallah rancananya akan dilaksanakan setiap minggu. Minggu pertama dan kedua untuk membahas kajian tentang ilmu fikih dan tajwid. Minggu ketiga untuk membahas tentang isu-isu Islam, dan minggu keempat untuk khataman Alquran,” jelas Rizkia Wahyu Pangestu selaku sekertaris Departemen P dan K.

Acara ini menghadirkan Muhammad Hasan dari pondok pesantren Aswaja, sebagai pembicara. Hadir juga dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Imam Baehaqi, selaku pembina Rohis Kalimasada. Selain dari warga BSI sendiri, kajian pertama bulan ini juga dihadiri oleh teman-teman dari jurusan bahkan fakutas lain.

“Target khususnya ya untuk warga BSI. Untuk target umumnya ya jurusan lain, dan fakultas lain. Alhamdulillah tadi ada teman-teman dari Fakultas MIPA sama Jurusan Bahasa Mandarin,” ungkap Rizkia.

Selain untuk mendengarkan tausiah dari pembicara, acara ini juga mengadakan buka bersama. Di grand opening Kalimat kali ini, Rizkia mengaku senang, karena peserta yang hadir, jumlahnya diluar perkiraan.

“Ini kan ibaratnya grand opening, senang banyak yang datang. Awalnya saya hanya menyediakan takjil lima puluh porsi. Tapi setelah dipikir-pikir akhirnya saya tambah tiga puluh porsi, dan habis,” ungkapnya.

“Untuk kedepannya, saya berharap yang datang lebih banyak dari ini, khususnya warga BSI,” pungkas Rizkia. (Diah, Ayu/zigzag)

Leave a Comment

Blue Captcha Image
Refresh

*