Lima mahasiswa pendidikan bahasa Arab yaitu Daffa Savero R, M. Hasan Muiz, Abdul Basit, Dhiva Ulhusna, dan Wahyu retno N yang tergabung dalam tim PKM M pengabdian masyarakat memberdayakan santri yatim dan dhua’fa penghafal Alquran pondok pesantren Rijalul Qur’an melalui kegiatan pelatihan grafitis (Kaligrafi Batik Semarangan)

Kegiatan pengabdian ini dilakukan semenjak bulan april hingga juni yang meliputi pelatihan kaligrafi, pelatihan batik, pelatihan kaligrafi batik semarangan, pelatihan marketing, dan lain sebagainya.

Daffa selaku ketua tim mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai sebuah dedikasi nyata mahasiswa dalam bentuk kepedulian terhadap masyarakat guna menyongsong Indonesia yang lebih maju.

Keseharian santri selama ini hanya disibukkan dengan hanya menghafal Alqur’an dan mempelajari ilmu-ilmu keagamaan.

“ Pelatihan grafitis sangat kami butuhkan dalam memberikan bekal keterampilan kepada santri kami, sehingga kelak bisa bermanfaat bagi mereka pasca menyelesaikan hafalan Alquran mereka di pondok ini” Ujar Jamat Jamil, selaku salah satu ustadz di pondok tersebut.

Untuk menjaga keberlangsungan progam tim PKM M sudah melakukan beberapa upaya diantaranya pembentukan USB (Unit Santri Berkerasi), Pelatihan batik cap dan printing kepada ustadz, dan sedang berupaya membuat Mou antara pondok pesantren dengan pihak fakultas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *