Praktik Kerja Lapangan Membentuk Karier Mahasiswa Sebelum Wisuda

Posted By : Dhoni Zustiyantoro

Praktik kerja lapangan (PKL) tidak hanya menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan. Lebih dari itu, PKL diharapkan dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaktualisasi diri sebelum lulus dari perguruan tinggi.

Melalui PKL, kampus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung dari tempat magang. Dari sana, mahasiswa bisa belajar banyak hal, mulai dari aspek komunikasi, kepemimpinan, negosiasi, hingga keberanian untuk mengambil keputusan. Berbagai kompetensi itu akan berguna kelak ketika mereka lulus dan memasuki dunia kerja.

“Praktik secara langsung akan memaksa mahasiswa untuk keluar dari zona nyaman. Dari sana mereka akan berjuang, beradaptasi, dan berkompetisi. Kesempatan PKL kini semakin memanfaatkan kemajuan teknologi dan harus dijalankan secara beretika dan bertanggung jawab,” ujar Direktur Dejavato Foundation, Ketut Purwanto, dalam webinar yang diselenggarakan oleh Gugus PKL Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (Unnes), Jumat (10/7).

Ketut menuturkan, PKL bagi mahasiswa perguruan tinggi semakin relevan terlebih Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah mencanangkan program Kampus Merdeka. Di dalamnya, antara lain, terkandung prinsip untuk menciptakan generasi unggul dengan kreativitas, ide, inovasi, dan siap belajar kapan pun dalam kondisi apa pun.

Bekerja Profesional

Dejavato selama ini menjalin kerja sama dengan Unnes untuk terkait PKL di luar negeri. “Dalam kurun tiga tahun terakhir, lebih dari separuh mahasiswa yang praktik di luar negeri melalui Dejavato adalah mahasiswa Unnes,” ujarnya dalam webinar yang diikuti sekitar 200 mahasiswa itu.

Dekan FBS Unnes Dr Sri Rejeki Urip menuturkan, mahasiswa mesti memanfaatkan secara maksimal kesempatan praktik. PKL merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program studi ilmu murni atau non-kependidikan dan menjadi upaya mempersiapkan mahasiswa agar kelak bisa bekerja secara profesional dan berkualitas.

Selain itu juga untuk meningkatkan reputasi lembaga.”Untuk itu, selain menjalani PKL dengan sungguh-sungguh, mahasiswa mesti menjaga nama baik lembaga. Mahasiswa praktikan adalah agen promosi bagi kampusnya,” kata Urip.

Dosen Teknik Informatika Unnes, Anggy Trisnawan Putra mengatakan, untuk memudahkan proses dan monitoring, kini Unnes telah memiliki Sistem PKL. Mahasiswa yang akan PKL minimal sudah mengambil kuliah 90 SKS (satuan kredit semester) bagi mahasiswa S-1 dan minimal 80 SKS bagi mahasiswa D-III.

Pemateri lain, Muhammad Iqbal dari Divisi Pendidikan Kedutaan Besar Amerika di Jakarta, menyatakan siap memberikan informasi dan memfasilitasi mahasiswa yang akan PKL di Amerika. PKL pun menjadi upaya untuk membentuk karier sebelum mahasiswa wisuda.

Leave A Comment