Semarakkan Bulan Bahasa dan Seni, FBS Gelar “FBS Festival”

Posted By : Dhoni Zustiyantoro

Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan FBS Festival yang mengangkat tema “Nyawiji Luhuring Budaya” yang diselenggarakan secara daring. Tema ini didasari akan wawasan konservasi yang sangat melekat dengan Universitas Negeri Semarang dan Fakultas Bahasa dan Seni yang berperan dalam melestarikan kebudayaan.

FBS Festival 2020 ini dilaksanakan pada Bulan Bahasa dan Seni yang bertepatan pada 28 Oktober 2020. Grand Opening FBS Festival 2020 dihadiri oleh Dekan FBS, Dr. Sri Rejeki Urip, dan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Eko Raharjo MHum.

FBS Festival dilaksanakan mulai tanggal 28 Oktober hingga 20 November 2020, yang akan menghadirkan beberapa mata acara yang menarik, yaitu FBS Ngaji Budaya, Pelatihan Kepemimpinan, FBS Students Award, dan Closing FBS Festival.

“FBS Festival akan berlangsung hingga tanggal 20 November 2020, yang di dalamnya terdapat serangkaian acara dan akan menghadirkan beberapa pembicara dan sastrawan terkenal,” kata Ali, ketua BEM FBS.

Dalam sambutannya, Dekan FBS menegaskan, “Jika tidak ada bahasa, maka tidak akan ada acara ini. Bahasa dapat mempersatukan kita. Fakultas Bahasa dan Seni menyelenggarakan peringatan hari sumpah pemuda ini dengan cara berbeda, yaitu FBS Festival 2020.”

Tidak hanya itu, dalam acara ini juga terdapat penyerahan bantuan UDO (Untuk Dari dan Oleh). Bantuan diberikan kepada mahasiswa baru.

Acara ini semakin menarik dengan adanya penyerahan karya kepada Dekan dan Wakil Dekan FBS yang dibuat seiring berjalannya acara Grand Opening FBS Festival, yang membutuhkan waktu 30 menit. Karya luar biasa tersebut berupa lukisan yang melukiskan FBS Festival dan bertuliskan “Nyawiji Luhuring Budaya”.

FBS Ngaji Budaya, pada tanggal 29 Oktober bertepatan pada 12 Rabiul Awal hari kelahiran Rasulullah mengangkat tema “Mengapa Aku Hadir di antara Agama dan Budaya?”. Agama dan budaya menjadi sebuah permasalahan yang klise, artinya dalam hal ini FBS Ngaji Budaya sebagai tempat untuk menyelaraskan pemahaman tentang agama dan budaya yang harusnya memang kita sebagai manusia hidup harus berpegangan pada agama dan budaya. Pembicara dalam FBS Ngaji Budaya ini adalah Habib Umar Al-Muthohar, Gus Lukman, dan Rektor UNNES.

PKMM-TD, pada tanggal 7-8 November 2020 mengangkat tema “Astabrata Candradimuka”. Acara ini akan dihadiri oleh beberapa pembicara. FBS Students Award, pada tanggal 16 November 2020 sebagai bentuk penghargaan kepada mahasiswa dan alumnus Fakultas Bahasa dan Seni dinilai yang aktif dan inspiratif.

Rilis berita dan foto oleh panitia (BEM FBS UNNES)

Leave A Comment