Libatkan 33 Negara, Leprid Apresiasi Pameran Kartun Virtual

Posted By : Dhoni Zustiyantoro

Semarang International Cartoon Festival (SICARFEST) #1 2020 digelar secara virtual oleh Universitas Negeri Semarang (Unnes) mulai Senin (16/11/2020). Pameran kartun yang mengedukasi respon terhadap Covid-19 ini diikuti 33 negara, selain Indonesia adalah Cuba, Iran, Saudi Arabia, Turkey, Amerika, Romanisa, Rusia, India, Malaysia, Philipina, Belgia, Brasil, Serbia, China, Colombia, Prancis, Bonria Herzegovina, Denmark, Spanyol, Estonia, Ilatia, Algeria, Inggris, Cyprus, Dominican Republic, Ukraina, Slovakia dan lainnya.

Atas kegiatan yang mengundang banyak peserta dari manca negara ini, Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) menganugrahi Prestasi dan Rekor kepada pihak penyelenggara sebagai bentuk apresiasi dengan tujuan dapat memotifasi berbagai pihak agar mengembangkan kreatifitas meski dalam kondisi Pandemi Covid-19.

Paulus Pangka SH, Ketua Umum sekaligus pendiri Leprid mengungkapkan Unnes khususnya Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) memiliki ide inovatif dan kreatif mengemas edukasi respon Covid-19 melalui pameran kartun tingkat dunia. “Bayangkan berbagai macam negara menjadi peserta hanya dengan mengandalkan teknologi virtual yang dikemas seolah pameran dalam sebuah galeri nyata. Yang menarik adalah konten kartun umumnya memberika pencerahan dan ajakan untuk menyelamatkan diri dari bahaya Covid-19, dari bagaimana pentingnya bermasker, hidup bersih dan sehat, hingga menjaga jarak. Masing-masing negara memiliki kiat dan cara yang menarik yang diaktualisasikan melalui karya kartun,” ujat Paulus Pangka SH.

Dekan FBS Unnes, Dr Sri Rejeki Urip MHum melalui siaran jaringan virtual mengungkapkan bahwa kegiatan Semarang International Cartoon Festival diselenggarakan dalam rangka menyongsong Bulan Bahasa dan Seni di kampusnya. karya yang dipamerkan 164 karya yang mewakili 33 negara.

Sertifikat, Piala dan Medali Leprid diserahkan Paulus Pangka SH kepada Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum selaku inspirator, Dr Sri Rejeki Urip MHum selaku fasilitator, Dr Syakir MSn Ketua Jurusan Seni Rupa sebagai Pemrakarsa, serta Civitas Akademika dan Himpunan mahasiswa Jurusan sebagai penyelenggara dan pendukung.
Selama Pandemi Covid-19 ini menurut Paulus Pangka SH, Unnes telah tercatat sebagai pemegang prestasi dan rekor sebanyak 7 kali, namun bila dijumlah dengan yang diterima sebelum masa Pandemi Covid-19 ada 25 Prestasi.

“Harapan kami apa yang telah dilakukan dan dicapai Unnes dapat menginspirasi perguruan tinggi lain dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Unnes,” ungkap Paulus Pangka SH. 

Leave A Comment