EnglishIndonesian

Peringati Bulan Bahasa, FBS UNNES Akan Beri Penghargaan untuk Alumnus

Dhoni Zustiyantoro
9 bulan yang lalu

Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS UNNES) akan memberikan penghargaan kepada lulusannya yang memiliki prestasi dan dinilai telah memberikan inspirasi bagi banyak orang.

Dekan FBS UNNES, Dr Sri Rejeki Urip, menuturkan, penghargaan tersebut dalam rangka Bulan Bahasa dan Seni yang setiap tahun rutin diselenggarakan fakultasnya. Ia menuturkan, Bulan Bahasa dan Seni tahun ini meniadakan pertemuan dan kegiatan secara fisik karena masa pandemi Covid-19.

“Selain memperingati Bulan Bahasa dan Seni, juga dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-92,” ujarnya dalam rapat terbatas di Dekanat FBS UNNES, kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Rabu (28/10/2020).

Menurut Urip, para alumnus fakultasnya telah tersebar di berbagai penjuru dunia dan memberikan kontribusinya masing-masing. Kerja nyata tersebut perlu mendapatkan apresiasi. Fakultas juga secara rutin meminta para alumnus untuk berbagi pengalaman kepada mahasiswa. Beberapa waktu lalu, FBS mengundang Abdul Wahid atau yang dikenal sebagai Mas Wahid, alumnus Pendidikan Bahasa Indonesia yang kini menjadi Youtuber dan pengusaha. Selain itu, diundang pula Hendra Kumbara, alumnus Pendidikan Seni Musik yang menjadi musikus.

Pemberian penghargaan kepada alumnus rutin diselenggarakan setiap tahun. Tahun lalu, penghargaan diberikan kepada budayawan Prie GS dan sastrawan Triyanto Triwikromo. Prie GS adalah alumnus Seni Musik, sedangkan Triyanto adalah alumnus Pendidikan Bahasa Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FBS UNNES, Eko Raharjo MHum, menuturkan, selain anugerah untuk alumnus, dalam kegiatan yang sama, FBS juga akan mengadakan lomba unggahan inspiratif di media sosial.

Kegiatan ini bisa diikuti oleh seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Unnes. “Mulai sekarang bisa mengunggah foto atau video tema terkait, dengan ditambah kalimat, puisi, geguritan, atau syair lagu yang inspiratif,” ujar Eko.

Eko menuturkan, unggahan di media sosial dibatasi hingga 5 November mendatang. Pengunggah mesti menambahkan tanda pagar (hashtag) #UNNESsumpahpemuda92 dan #bulanbahasadanseniunnes2020. Sebanyak 10 unggahan terpilih akan mendapatkan sertifikat dan uang penghargaan.

Kepala UPT Humas UNNES, Muhamad Burhanudin, menyatakan untuk penjaringan alumnus yang menginspirasi, pihaknya akan melakukan seleksi internal. Teknisnya, setiap jurusan akan mengusulkan kepada panitia sebanyak tiga nama yang dicalonkan untuk mendapatkan penghargaan tersebut.

“Namun, kami terbuka terhadap masukan dari pihak luar. Jika ada yang mengusulkan nama alumnus FBS UNNES yang memiliki rekam jejak yang menginspirasi banyak orang, bisa menjadi bahan pertimbangan panitia,” ujar Burhan. Puncak kegiatan Bulan Bahasa dan Seni dijadwalkan pada 16 November 2020.

Burhan mengatakan, dalam rangka Bulan Bahasa dan Seni, FBS menggelar berbagai macam kegiatan secara daring. Pada Rabu dan Kamis (28-29/10) ini, misalnya, Badan Eksekutif Mahasiswa FBS menyelenggarakan FBS Festival. Pada Kamis siang, kegiatan tersebut akan mengambil tema “FBS Ngaji Budaya: Mengapa Aku Hadir di Antara Agama dan Budaya” yang menghadirkan sejumlah tokoh, yaitu pengasuh Pondok Pesantren Az Zuhri, Ketileng, Semarang, Gus Luqman dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Madinah, Gunungpati, Semarang, Habib Umar Al-Muthohar. Selain itu, akan hadir pula pengasuh Pondok Pesantren Durrotu Aswaja, Kiai Agus Romadhon; Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman, dan Dekan FBS UNNES.