EnglishIndonesian

Dies Natalis Ke-57 UNNES, Menyongsong Indonesia Emas 2045 lewat Peningkatan Mutu Pendidikan

Dhoni Zustiyantoro
2 minggu yang lalu

GENERASI unggul dan berdaya saing diperlukan untuk menyongsong Indonesia Emas pada 2045. Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengambil peran strategis dengan meningkatkan mutu pendidikan, salah satunya bertransformasi menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH).

Melalui status  PTNBH, UNNES bakal memiliki otonomi dalam bidang akademik, antara lain membuka program studi sendiri sesuai dengan kebutuhan masyarakat, juga otonomi dalam pengelolaan aset dan sumber daya manusia. Transparansi dan akuntabilitas juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas agar perguruan tinggi lebih bermutu.

Kampus yang berdiri sejak 1965 ini memperingati dies natalis ke-57 pada 8 Juni 2022. Mengambil tema “UNNES Cerdas untuk Indonesia Emas”, transformasi UNNES dari perguruan tinggi badan layanan umum (BLU) menjadi PTNBH adalah kado spesial yang telah diupayakan selama beberapa tahun ini. Beberapa waktu lalu, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengeluarkan surat tentang PTNBH UNNES. Meski demikian, operasionalisasi UNNES secara penuh sebagai PTNBH mesti menunggu payung hukum peraturan pemerintah yang ditandatangani oleh Presiden.

Saat ini, UNNES memiliki 102 program studi dari program diploma, sarjana, hingga magister dan doktor. Prodi yang terakreditasi A sebanyak 62. Di samping itu, sebanyak empat prodi berhasil memperoleh sertifikasi internasional AUN-QA, yaitu Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Prodi Pendidikan Biologi, Pendidikan Jasmani, dan Ekonomi Pembangunan. Tiga prodi yang tersertifikasi berasal dari prodi pendidikan memberi harapan jejaring internasional dengan prodi pendidikan di ASEAN makin kuat dalam rangka pengembangan kelas internasional dan kerjasama akademik internasional.

Komitmen untuk meningkatkan standar mutu prodi menuju akreditasi internasional juga diwujudkan dalam bentuk kontrak akreditasi dengan lembaga akreditasi AQAS yang berafiliasi ke German Accreditation Council (GAC) pada 2020. Sebanyak 15 prodi yang terbagi dalam empat kluster terakreditasi AQAS pada 2021.

Untuk mengimplementasikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kementerian Kemdikbudristek, UNNES mengembangkan sejumlah program, antara lain Indonesia Lantip, Indonesia Prigel, Indonesia Giat, Pertukaran Mahasiswa, Kewirausahaan, dan Penelitian.

Tahun ini UNNES membuka 27 Kelas Internasional yang dilaksanakan berdasarkan standar internasional, mulai dari kurikulum, perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, hingga fasilitas. Mahasiswa Kelas Internasional pun memiliki keuntungan lain, termasuk mendapatkan prioritas pertukaran mahasiswa dengan kampus luar negeri. Lulusan Kelas Internasional didorong memiliki kompetensi sekaligus peluang akses kerja yang lebih luas dan bersaing secara global.

Sejumlah prestasi yang ditorehkan mahasiswa antara lain, pada Mei 2022, tiga mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni lolos dalam program Mobilitas Internasional Mahasiswa Indonesia yang diselenggarakan oleh Kemdikbudristek. Tim mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia meraih medali perak dalam ajang Indonesian Young Scientist Association.

Tim Senopati Fakultas Teknik juga meraih juara I dalam Kejuaraan Inovasi Desain Kapal Ikan yang diselenggarakan Universitas Hasanuddin Makassar. Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan, Hendika Pratama Putra, meraih medali emas di ajang SEA Games Vietnam pada cabang olahraga panahan.(*)